Balas Kesetiaan Istri Temani Masa-Masa Sulit, Suami Gelar Resepsi Mewah Setelah 14 Tahun Menikah

Dream.co.id – Balas Kebaikan Istri Temani Masa-Masa Sulit, Suami Gelar Resepsi Mewah Setelah 14 Tahun Menikah Dream – Kebanyakan pasangan yang menikah ingin menggelar pesta meriah untuk sebagai kenangan terindah semasa hidupnya. Namun tidak semua pasangan bisa mewujudkan mimpi itu karena kendala finansial.Namun impian tak harus begitu saja pupus. Sebagian pasangan masih berusaha untuk mewujudkan mimpi terindah mereka meski terpaksa dilakukan bukan di hari resepsi pernikahan.  Mimpi lama itu diwujudkan pria asal Tiongkok bernama Wen yang menggelar resepsi pernikahan besar-besaran setelah 14 tahun resmi menikah. Tekad menggelar resepsi karena dia ingin membalas kebaikan istri yang telah menemani di masa-masa sulit. Dahulu, Wen dan istrinya tidak mampu mengadakan acara pernikahan. Namun selama menjalani pernikahan, istri Wen tidak mengeluh dan selalu menemaninya di masa sulit. Ia juga selalu memberikan dukungan terhadap Wen.  “Dulu kami tidak punya apa-apa dan istri saya tidak meninggalkan saya selama bertahun-tahun. Dia selalu bersama saya melalui berbagai kesulitan, apapun yang terjadi dia akan selalu mendukung saya,” Balas Kebaikan Istri Ketulusan hati istrinya yang mau menikah tanpa pesta membuat pria berusia 47 tahun tersebut berjanji untuk membalasnya.Dia berjanji kepada pasangan hidupnya itu akan mengadakan pernikahan yang mewah ketika mereka sudah memiliki uang yang cukup. “Saya sering berkata kepada istri bahwa jika saya sudah cukup kaya, saya akan memberikannya pernikahan sempurna. Saya juga akan mengundang semua kerabat dan teman untuk menyaksikan kebahagiaan kami,” Setelah melalui perjuangan yang panjang, Wen dan istrinya berhasil mendirikan perusahaan yang berlokasi di Changsha, Hunan, Tiongkok Tengah. Kondisi ekonomi mereka perlahan lebih membaik daripada sebelumnya. Wen akhirnya menepati janji kepada sang istri dengan menggelar pernikahan meriah di kampung halaman mereka, Kota Changsa pada 17 Oktober 2023 lalu. Ia mengundang keluarga dan temannya untuk merayakan kebahagiaan mereka. Beberapa orang memainkan genderang untuk menambah kemeriahan acara itu. Walaupun telah mengadakan acara pernikahan besar-besaran, Wen tetap merasa bersalah kepada istrinya. Hal ini karena dirinya baru bisa memberikan acara pernikahan terbaik setelah 14 tahun perkawinan mereka. “Ini adalah penyesalan terbesar saya dalam satu dekade terakhir,”

  

Updated: Januari 6, 2024 — 7:20 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *